Ngopi Santuy di Kebun Latte

1672
Nongkrong sambil ngopi santuy di antara pepohonan jati.
Nongkrong sambil ngopi santuy di antara pepohonan jati.

kopifirst.com, Minum kopi sambil ngobrol di antara pepohonan jati memang asyik. Apalagi ditemani sepiring singkong goreng, hmm.. terasa lebih lengkap. Sore itu hujan turun, tidak terlalu deras, membuat suasana benar-benar bikin betah.

Keasyikan ini bisa kita rasakan tanpa harus pergi jauh-jauh ke luar kota. Datang saja ke Kebun Latte, kafe yang terletak di Kampung Jati, Tangerang Selatan. Di kebun seluas 750 meter2 ini pohon-pohon jati berjajar tegak menjulang. Di sela-selanya terdapat bangku-bangku dan meja dari kayu gelondongan yang masih tampak keasliannya.  

Kafe Kebun Latte menawarkan banyak pilihan. Bagi yang sudah terbiasa minum kopi hitam bisa memesan kopi tubruk, espresso, atau kopi saring V60, dengan atau tanpa gula. Ada juga americano, cappucino, mochacino, dan latte. Kalau belum suka kopi bisa memesan green tea latte, red velvet, cokelat, teh tarik, dll.

Yang menjadi favorit di sini yaitu es kopi kebun yang kekinian. Penampakannya mirip es kopi susu yang lain, tapi rasanya dijamin lebih sedap . “Yang bikin beda es kopi kebun ini pakai gula aren murni, blended-nya khas Kebun Latte,” ujar Rafi, pendiri sekaligus pemilik  Kebun Latte.

Untuk camilannya ada singkong goreng, pisang goreng, sosis bakar, dimsum, pancake, ropang, kentang goreng, dan tahu krispy. Mau makan besar? Di sini tersedia nasi goreng, ayam geprek, spaghetti, creamy noodle, chicken wings, chicken salted egg, fish n chips.

Rafi mengakui, kafenya tidak fanatik pada jenis kopi tertentu. Ada kalanya ia menyediakan kopi dari Gayo, Toraja, Ciwidey atau kawasan lain di Jawa Barat, juga dari Sleman-DIY.

“Untuk single origin ganti-ganti biar gak jenuh. Pelanggan juga jadi punya banyak pilihan,” ujarnya beralasan. Tapi yang jelas biji kopi arabika dan robusta yang digunakan di kafe ini benar-benar murni dan berkualitas  baik.

Menurut Rafi pelanggan di kafenya belum terlalu fanatik ke jenis kopi tertentu. “Di sini hype-nya nongkrong. Yang prefer kopi tertentu masih sedikit. Malah kadang kita yang edukasi tentang kopi ke pembeli,” tuturnya.

Rafi berharap ke depan penikmati kopi Nusantara akan semakin tumbuh. Ia juga akan terus berusaha mengembangkan produk, misalnya diperkaya dengan bahan lokal seperti pandan dan alpukat.  

Meski masih baru Kafe Kebun Latte ini tak pernah sepi pengunjung. Saking ramainya, di akhir pekan bahkan sering kali sampai waiting list. Jadi, jika Anda ingin ngopi santuy di Kebun Latte, datanglah lebih awal atau bukan di akhir pekan. @

Kafe Kebun Latte, Jl. H. Jamat/Gang Rais, Kampung Jati – Ciater, Serpong. Buka:pkl. 15.00-23.00 (Sabtu-Minggu); pkl. 14.00-22.00 (weekdays).