Loko Coffee Shop Angkat Keunggulan Kopi Nusantara

1000
Loko Coffee Shop mempromosikan keunggulan kopi Nusantara serta bekerja sama dengan komunitas kopi. Foto : PT Reska
Loko Coffee Shop mempromosikan keunggulan kopi Nusantara serta bekerja sama dengan komunitas kopi. Foto : PT Reska

kopifirst.com, PT Reska Multi Usaha atau disebut Reska merupakan salah satu anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang berdiri pada 2003.

Awalnya PT Reska memiliki bidang usaha pelayanan di atas kereta restorasi dan sevice on train.

Seiring perjalanan waktu PT Reska mengembangkan usaha bisnis seperti katering, mengelola area parkir di stasiun-stasiun kereta, hingga membuka Loko Kiosk.

PT Reska pun meramaikan bisnis coffee shop yang sedang menjamur dengan membuka Loko Coffee Shop.

Bergerak cepat, mereka membuka Loko Coffee Shop di Stasiun Lempuyangan, Stasiun Gubeng Surabaya, dan Stasiun Gambir Jakarta.

Lantas di bulan Juli 2018, PT Reska membuka Loko Coffee Shop di kawasan Stasiun Tugu, tepatnya ujung utara Jalan Malioboro, Yogyakarta.

“Ketertarikan masyarakat terhadap kopi membuat kami tergerak untuk membuka coffee shop ini,” kata Direktur Utama PT Reska Multi Usaha M. Sahli di Jakarta.

Ide membuka Loko Cafe tercetus setelah PT KAI sukses menggelar acara “Ngopi Bareng KAI, Ngopi Bareng KAI, Enjoy Your Journey with Indonesian Coffee” pada 30-31 Januari 2018.

Pertama kali di Indonesia acara ngopi bareng di dalam kereta dengan 11 kota, 13 stasiun, dan 200 barista.

Acara ini sendiri diikuti komunitas kopi, mulai dari para pencinta kopi, mulai dari roastery, coffeshop, pengusaha industri kopi, hingga petani kopi se-Pulau Jawa.

Ada 80 barista yang menyajikan kopi ke penumpang kereta api langsung.

Beragam kopi Nusantara yang berasal dari berbagai daerah disajikan kepada pengunjung.

“Dari acara Ngopi Bareng KAI itu, lantas saya melempar ide untuk membukan coffe shop dan disetujui.”

“Lewat usaha coffe shop, kami mempromosikan keunggulan kopi Nusantara serta bekerja sama dengan komunitas kopi,” ungkap Sahli.

Suasana di Loko Coffee Shop. Foto : PT Reska
Suasana di Loko Coffee Shop. Foto : PT Reska

Menurutnya, coffee shop yang dikelola anak usaha PT KAI di Stasiun Tugu tersebut memiliki konsep yang unik karena dibuat dengan tema semi outdoor sehingga pengunjung bisa menikmati suasana di kawasan Malioboro dari kawasan Stasiun Tugu.

Pilihan interior pendukung coffee shop juga sengaja dipilih secara khusus untuk menguatkan konsep yang hendak dihadirkan yaitu membuat meja dan bangku dari kayu bekas bantalan rel.

Selain itu, lanjut dia, kopi yang disajikan juga merupakan kopi khas Nusantara dengan harga yang terjangkau antara Rp10.000,00 hingga Rp50.000,00.

“Menu yang kami sajikan tidak murah, tetapi juga tidak mahal dan harganya terjangkau.”

“Setidaknya, ada 10 jenis kopi yang kami sajikan setiap hari,” tutur Sahli.

Pengunjung juga bisa melihat secara langsung berbagai cara pengolahan kopi oleh para barista sebelum disajikan. 

Coffee shop yang memiliki kapasitas 165 tempat duduk tersebut buka 24 jam setiap harinya.

Keberadaan coffee shop tersebut juga diharapkan mendukung suasana di Malioboro.

“Konsep Loko Coffee Shop adalah medang, madang, jagongan.”

Artinya, pengunjung bisa menikmati minuman, makanan, dan nongkrong di tempat yang sama,” pungkas Sahli. (Jos)