Keistimewaan Kopi Bajawa yang Mendunia

957
Keunikan citarasa tersebut lahir karena hampir semua kopi Bajawa ditanam dengan sistem organik, tanpa pupuk kimia apalagi polusi. Foto : Omiyago
Keunikan citarasa tersebut lahir karena hampir semua kopi Bajawa ditanam dengan sistem organik, tanpa pupuk kimia apalagi polusi. Foto : Omiyago

kopifirst.com, Flores merupakan daerah yang iklimnya cukup istimewa karena dipengaruhi oleh iklim tropis Indonesia dan subtropis Australia sehingga menghasilkan kondisi lingkungan yang khas.

Hal inilah yang memunculkan kopi Flores dengan cita rasa yang unik dan nikmat.

Salah satu wilayah penghasil kopi di Flores yang sudah terkenal ke mancanegara adalah Bajawa, ibukota Kabupaten Ngada.

Berasal dari perkebunan dengan kondisi alam yang masih sangat alami dan bersih, membuat kopi Bajawa terasa sangat istimewa.

Keunikan citarasa tersebut lahir karena hampir semua kopi Bajawa ditanam dengan sistem organik, tanpa pupuk kimia apalagi polusi.

Kopi Bajawa Flores berjenis Arabika mulai dibudidayakan oleh pemerintah sejak tahun 1977, melalui bibit kopi yang berasal dari Jember, Jawa Timur.

Pada masa Bupati Matheus John Bey (1978-1988), perkebunan kopi dikembangkan di Kecamatan Golewa dan Bajawa.

Kedua kecamatan ini berada di atas 1.000 mdpl yang cocok dengan sifat kopi Arabika.

Wilayah perkebunan yang asri dan sejuk turut mempengaruhi kualitas rasa kopi asal Flores ini.

Banyak penikmat kopi dari berbagai negara di dunia yang jatuh cinta pada kopi ini karena aroma nya yang sangat khas dan rasanya yang lembut.

Apalagi kopi ini ditanam dengan sistem organik, tanpa adanya campuran pupuk kimia.

Dari segi rasanya, kopi Bajawa memiliki karakter rasa Nutty, Orange, hingga Karamel.

Apalagi jika Anda menyeduhnya dengan air panas dalam kondisi masih segar, aromanya akan terasa kuat sekali menggoda indra penciuman Anda.

Jadi tidak heran jika kopi ini sangat digemari oleh banyak orang, dan kerap dijadikan cinderamata para wisatawan yang berkunjung ke Bajawa, Flores. (*)