Berapa Kadar Kafein dalam Secangkir Kopi?

1202
Batasi kafein, minum maksimal 4 cangkir kopi saring per hari. Foto: kafein unsplash.
Batasi kafein, minum maksimal 4 cangkir kopi saring per hari. Foto: kafein unsplash.

kopifirst.com, Sebagian orang mengaku kurang suka minum kopi dengan alasan kadar kafeinnya yang tinggi. Mereka khawatir adanya kafein ini bisa menyebabkan sulit tidur, jantung berdebar, cemas, atau perut mulas.

Benarkah demikian?  Berapa kadar kafein yang boleh kita konsumsi dalam sehari? Kopi memang mengandung kafein sehingga masuk golongan alkaloid. Alkaloid merupakan zat kimia yang membuat saraf rileks. Kafein berperan meningkatkan kerja psikomotor, yang membuat tubuh terjaga dan memberikan efek fisiologis berupa peningkatan energi. Adanya kafein juga menyebabkan kopi rasanya pahit.  

Ketika kita minum kopi, setelah diserap di lambung dan usus halus, kafein akan dibawa ke seluruh tubuh, termasuk otak. Jumlah tertinggi di dalam aliran darah terjadi 30-45 menit setelah dicerna, dan akan menurun dalam 10 jam kemudian.

Menurut Sonny Tampubolon, Direktur Bekasi Coffee School, kadar kafein kopi robusta dua kali lipat dibandingkan dengan kopi arabika. Selain jenis biji kopinya, kandungan kafein juga tergantung pada cara pemanggangan, dan cara minuman kopi disiapkan.

Dalam secangkir kopi terkandung sekitar 85 mg kafein. Pada espresso ukuran 30 ml mengandung 40-75 mg kafein. Espresso dekaf masih mengandung kafein sekitar 15 mg. Sementara 240 ml kopi instan bisa mengandung 27-173 mg kafein. Satu cup (480 ml) kopi seduh yang dijual di kedai kopi modern bisa mengandung 330 mg kafein.

Ukuran cup kopi di berbagai negara memang tidak sama. Di Amerika Serikat misalnya, 1 cup kopi ukurannya sekitar 240 ml, atau dua kali dibanding porsi cup di Eropa. Karena itu kadar kafeinnya tentu tidak sama.

Disarankan mengonsumsi tak lebih dari 400 mg kafein per hari. “Ini bisa dari 4 cangkir kopi saring atau 2 cangkir kopi tubruk per hari,” tambah Sonny.