Kafein dalam Kopi Bisa Cegah Tinitus

270
Kafein dalam kopi diyakini bisa mencegah terjadinya gangguan telinga berdengung atau tinitus. Foto: kopifirst.com/jos
Kafein dalam kopi diyakini bisa mencegah terjadinya gangguan telinga berdengung atau tinitus. Foto: kopifirst.com/jos

kopifirst.com – Belum lama sebuah studi dalam American Journal of Medicine mengungkapkan bawa konsumsi satu cangkir atau dua cangkir kopi dalam sehari akan mencegah tinitus atau kondisi berdengung di telinga.

Mereka menemukan, semakin banyak kafein yang dikonsumsi, semakin rendah kemungkinan mereka mengalami tinitus.

Kesimpulan itu muncul setelah para peneliti asal Brigham and Women’s Hospital di Boston menganalisa pada lebih dari 65.000 wanita sehat yang berusia 30 hingga 44 tahun selama 18 tahun.

“Alasan hubungan antara kafein pada kopi dengan tinitus belum jelas,” ujar Dr Gary Curhan, penulis studi dan dokter peneliti di Channing Division of Network Medicine di BWH.

“Kafein menstimulasi sistem saraf pusat. Studi sebelumnya yang dilakukan pada hewan menemukan, kafein memiliki dampak langsung pada telinga bagian dalam,” papar Curhan.

Walau begitu peneliti mencatat perlu adanya penelitian lebih lanjut yang membuktikan kafein dapat mengurangi gejala tinitus.

Studi ini baru menemukan, orang yang mengonsumsi kafein kurang dari 150 miligram dalam sehari lebih mungkin terkena tinitus daripada mereka yang mengonsumsi 450-599 mg kafein per hari.

Diketahui, 150 mg kafein sama dengan satu setengah cangkir kopi, dan 450-599 mg kafein adalah sekitar lima cangkir.

Kendati demikian, lima cangkir kopi dalam sehari merupakan jumlah yang besar.

Konsumsi kafein berlebihan diketahui dapat menyebabkan psikosis, osteoporosis, hingga kram otot. ***