Minum Kopi Cegah Kanker Kulit Melanoma

154
Para peneliti menemukan bahwa semakin banyak peserta kopi yang dikonsumsi setiap hari, maka semakin kecil kemungkinan mereka terkena kanker kulit melanoma. Foto; Medium
Para peneliti menemukan bahwa semakin banyak peserta kopi yang dikonsumsi setiap hari, maka semakin kecil kemungkinan mereka terkena kanker kulit melanoma. Foto; Medium

kopifirst.com – Banyak orang minum kopi dan sebuah studi menawarkan alasan lain untuk minum minuman yang mampu meningkatkan semangat ini.

Ternyata minum kopi bisa mengurangi risiko kanker kulit melanoma.

Studi ini dilakukan oleh para peneliti dari National Cancer Institute di National Institutes of Health (NIH) dan Yale School of Public Health di Yale University, di New Haven, Connecticut, Amerika Serikat (AS) dan telah diterbitkan dalam Journal of National Cancer Institute.

Dalam studi ini, Erikka Loftfield, peneliti dari Divisi Epidemiologi dan Genetika Kanker di NIH, dan rekan-rekannya mengungkapkan bagaimana konsumsi kopi mempengaruhi risiko melanoma (bentuk paling mematikan dari kanker kulit).

Menurut para peneliti, penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa konsumsi kopi dapat melindungi terhadap kanker kulit nonmelanoma, tetapi tidak jelas bagaimana konsumsi tersebut mempengaruhi kanker kulit melanoma.

Setelah melakukan penelitian tentang pengaruh kopi terhadap kanker kulit melanoma, mereka berkesimpulan bahwa semakin banyak kopi yang dikonsumsi, semakin rendah risiko melanoma.

Para peneliti menemukan bahwa semakin banyak peserta kopi yang dikonsumsi setiap hari, maka semakin kecil kemungkinan mereka  terkena kanker kulit melanoma.

Minum empat cangkir kopi sehari, misalnya, maka risiko melanoma 20 persen lebih rendah.

Selain itu, kopi ternyata hanya mengurangi risiko melanoma maligna, bukan melanoma in situ (di mana sel melanoma belum menyebar ke luar sel kulit).

Namun, tim percaya pengurangan risiko melanoma dari konsumsi kopi sederhana ini mungkin memiliki efek besar.

“Karena beban penyakitnya yang tinggi, modifikasi gaya hidup dengan efek perlindungan yang sederhana sekalipun mungkin memiliki dampak yang berarti pada morbiditas melanoma,” kata Loftfield Seperti dikutip medicalnewstoday.com.

Dia mengatakan bahwa temuan mereka tidak menunjukkan bahwa individu harus meningkatkan asupan kopi untuk mengurangi risiko kanker kulit.

“Hal terpenting yang dapat dilakukan individu untuk mengurangi risiko melanoma adalah mengurangi paparan radiasi sinar matahari dan sinar ultraviolet (UV),” pungkasnya.

Meski banyak penelitian telah mendokumentasikan efek kesehatan positif dari konsumsi kopi, penting untuk dicatat potensi bahaya minum kopi secara berlebihan.

Cukuplah minum dua cangkir kopi hingga maksimal minum empat cangkir kopi dalam sehari.

Bahan utama dalam kopi adalah kafein yang dikenal sebagai stimulan.

Tetapi mengonsumsi terlalu banyak kafein dapat menyebabkan insomnia, gugup, lekas marah, gelisah, detak jantung cepat, tremor otot, dan sakit perut. (ojos)