Kopi Jawa Barat Kualitas Dunia

346
Kopi Gunung Puntang asal Jawa Barat memiliki ciri khas sendiri sehingga dinilai dengan harga tinggi. Foto: urangsunda123 - blogger
Kopi Gunung Puntang asal Jawa Barat memiliki ciri khas sendiri sehingga dinilai dengan harga tinggi. Foto: urangsunda123 - blogger

kopifirst.com, Indonesia termasuk penghasil kopi terbaik diseluruh dunia, khususnya wilayah Jawa Barat.

Kopi di Jawa Barat masuk pada tahun 1696 pada masa penjajahan oleh orang-orang Belanda.

Sempat tidak layak tumbuh penanaman kopi ini akibat banjir. Namun setelah tahap awal gagal, orang-orang Belanda di Indonesia saat itu mencoba kembali menanam biji kopi di daerah Pondok Kopi, Batavia tahun 1699.

Pada tahap selanjutnya Belanda berhasil menanam kopi dengan baik dan mulai mendirikian perkebunan kopi pertama di daerah Priangan, Jawa Barat.

Kopi arabika merupakan satu-satunya jenis kopi komersial yang ditanam di Jawa Barat sehingga menjadi komoditas bernilai ekonomi tinggi diandalkan oleh Verininging Oogst Indies Company (VOC).

Kopi asal Jawa Barat seketika menjadi unggulan dan seringkali menjadi bahan ekspor oleh VOC ke benua eropa pada tahun 1711.

Pulau Jawa memang daerah yang pertama kali mengembangan kopi secara luas di luar Arab dan Ethiopia.

Setelah pengembangan kopi hampir berhasil di seluruh Pulau Jawa, maka pada tahun 1750, Belanda mulai mengembangkan perkebunan kopi arabika di Sumatera, Bali, Sulawesi, dan Kepulauan Timor.

Jadi jelaslah sudah bahwa pengembangan kopi di Indonesia pertama sekali dilakukan oleh Belanda di daerah Priangan, Jawa Barat.

Melihat ada potensi yang menguntungkan, VOC membuat sebuah perjanjian yang memberatkan bahkan tidak adil dengan penguasa setempat.

Dalam perjanjian tersebut dikatakan para pribumi diwajibkan menanam kopi dan hasilnya harus diserahkan kepada VOC tanpa ada timbal balik kepada pribumi.